,

Senin, 11 Juni 2012

Contoh MAKALAH Lingkungan

MAKALAH PENCEMARAN AIR SUNGAI DI INDONESIA
MOTTO1. Menjaga lingkungan alam berarti menjaga diri kita sendiri
2. Lingkungan alam yang sehat mendorong kehidupan yang sejahtera
3. Lingkungan alam yang sehat mencerminkan kesehatan jasmani dan rohani penduduknya
4. Kebersihan pangkal kesehatan dan kesehatan pangkal kesejahteraan
5. Kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal merupakan faktor kenyamanan hidup kita
6. Lingkungan alam bukan warisan nenek moyang kita namun titipan anak cucu kita
PERSEMBAHAN :
Karya tulis ini saya persembahkan kepada :
1. Drs. Salamun, M.Pd selaku kepala SMAN 1 Srengat
2. Bapak Muslih, S.Pd selaku pembina mata pelajaran geografi kelas XI IIS4 SMAN 1 Srengat
3. Orang tua tercinta yang telah memberikan dukungan moral dan materil
4. Teman-teman SMAN 1 Srengat yang banyak memeberikan dorongan dalam pembuatan karya tulisini.
ABSTRAKSI
Sesuai dengan kenyataan yang ada, sungai Indonesia semakin tercemar oleh berbagai bahanpencemar. Bahan pencemaran bisa masuk ke sungai pada umumnya disebabkan oleh perilakumanusia. Dampak negatif yang disebabkan karena pencemaran air sungai sangat banyak danmemebahayakan mahluk hidup sehingga kita perlu melakukan berbagai langkah untukmenanggulangi terjadinya pencemaran air sungai di Indonesia.Adapun tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai pencemaran air sungaui di Indonesia, mulai dari pengertian, penyebab, dampak, sampai cara menanggulanganinya.Sehingga dari uraian-uraiannya kita dapat mengetahui dan memahami pentingnya menjaga danmelestarikan aliran sungai.Menjaga dan melestarikan air sungai bertujuan untuk mencegah dampak-dampak buruk yang timbulakibat tercemarnya air sungai, serta agar kita dapat memanfaatkan aliran sungai tersebut untukmensejahterakan kehidupan secara luas.Perkembangan zaman yang semakin modern ini sangat berdampak pada pencemaran air sungai,sehingga kita dituntut untuk terus menjaga dan merawat sungai dengan giat dan penuh kesadaran.Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sekarang ini air sungai di Indonesia sudah semakintercemar, sehingga kita harus menjaga, merawat, dan melestarikannya dengan penuh kesadaransupaya beban pencemarannya tidak terus berkelanjutan sehingga jika air kita bersih dan tidaktercemar, kita dapat memanfaatkannya untuk mensejahterakan kehidupan secara luas.
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnyasehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis yang berbentuk makalah ini dengan judul“Pencemaran AIr Sungai di Indonesia.”Walaupun masih banyak kekurangannya.Penyusunan karya ilmiah ini untuk memenuhi tugas geografi dan sebagai ajang latihan untukmembuat makalah pada masa mendatangTugas ini dapat terselesaikan karena adanya dukungan dari berbagai pihak. Oleh sebab padakesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bpk. Drs. Salamun, M.Pd, selaku kepala SMAN 1 Srengat
2. Bapak Muslih, S.Pd selaku pembina mata pelajaran geografi Kelas XI IIS4 SMAN 1 Srengat
3. Orang tua tercinta yang telah memberikan dukungan moral dan materil
4. Semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan karya ilmiah iniPenyusun mengharap kritik yang bersifat membangun dari berbagai pihak demi penyempurnaanpenyusunan karya tuulis pada masa menadatangHarapan penyusun, semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi penyusun padakhusuusnya dan pembaca pada umunya yang berhubungan dengan pencemaran air sungai diIndonesiaNovember, 2009Penyusun,M. AL-HADA F. H.
DAFTAR ISI
Halaman judul.................................................................................................................i
Halaman pengesahan......................................................................................................ii
Motto dan persembahan...............................................................................................iii
Abstraksi .......................................................................................................................iv
Kata pengantar ..............................................................................................................v
Daftar isi........................................................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang..............................................................................1
B. Permasalahan.................................................................................2
C. Tujuan Pembahasan.......................................................................2
D. Manfaat Pembahasan.....................................................................2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian pencemaran air sungai....................................................4
B. Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia................................5
C. Dampak pencemaran air sungai di Indonesia...................................7
D. Cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia .......................8
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan.....................................................................................11
B. Saran...............................................................................................11
Lampiran .....................................................................................................................12
Daftar Pustaka..............................................................................................................15
BAB 1
PENDAHULUAN
A. latar belakangSeperti yang dimuat dalam pembukaan undang-undang dasar 1945 alenia 4 “ memajukankesejahteraan umum”.
Dari pernyataan ini mengandung maksud bahwa rakyat Indonesia di harapkan hidup dalam kondisi sejahtera. Untuk mencapai hidup sejahtera di perlukan lingkungan hidup yangsehat. Lingkungan hidup yang sehat bisa terwujud salah satunya bila air sungai kita bersih dan sehat,sehingga kita dapat memanfaatkan air sungai tersebut untuk mensejahterakan kehidupan secaraluas.Menteri Negara lingkungan hidup (Rachmat Witoelar) mengatakan ratusan sungai di Indonesia kinidalam kondisi rusak dan tercemar. Jika di ibaratkan orang sakit, kondisi sungai itu sudah sangatburuk “62 ICU,70 koma,” ujarnnya saat melakukan kunjungan kerja dan penelusuran sungai Cisadanedi pabrik PT Indah Kiat, Serpong, Kamis pagi meurutnya daerah aliran sungai (DAS) yang rusaktersebut harus segera diperbaiki. Penangananya dapat di lakukan secara konfrehensif dengan kerjasama dengan semua instansi. Menteri Negara lingkungan hidup akan berkoordinasi dengandeparteme kehutanan, pertanian, pekerjaan umum dengan melakukan penelusuran DAS untukmengatasi hal-hal yang menjadi musibah. Katanya dia menilai “keadaan alam Indonesia saat inisudah sangat buruk (ICU). “lebih buruk dari yang buruk”, katanya.Rachmat memperkirakan butuh waktu 15-20 tahun untuk memperbaiki itu semua. Sejauh ini,pencemara terhadap sungai banyak dilakuka oleh masyarakat industri dan masyarakat umum.Menurut hasil pengamatan penulis terhadap sungai yang ada di sekitar tempat tinggal, sungaitersebut sudah mulai tercemar oleh sampah-sampah domestic dan pertanian yang di buangpenduduk tanpa melalui proses pengolahan. Sampah-sampah tersebut menghambat aliran sunagibahkan ketika hujan lebat air sempat meluap sehingga mengalir melalui jalan raya dan sebagianmenggenangi halaman rumah penduduk. Selain itu, air buangan dari pertanian yang tercampur olehpupuk, pestisida dll. Membuat warna air menjadi kecoklatan dan mengganggu kehidupan makhlukhidup di dalamnya.esadaran penduduk akan pentingnya sungai merupakan salah satu hal yang penting, Karena dengankesadaran tersebut masyarakat dapat menjaga dan melestarikan sungai tanpa paksaan dari pihakmanapun sehingga sungai-sungai di Indonesia menjadi terawat dan terjaga kelestariannya yangdapat dimanfaatkan manusia untuk mensejahterakan kehidupannya.Dengan memperhatikan ulasan uraian yang ada di atas, karya tulis ini berjudul “Makalah tentangPencemaran Air Sungai di Indonesia
B. Permasalahan
1. Rumusan Masalah- Apa yang dimaksud pengertian pencemran air sungai?- Apa penyebab pencemaran air sungai di Indonesia?- Apa dampak pecemaran air sungai di Indonesia?- Bagaimana cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia?
2. Batasan Masalah- Pengertian pecemaran air sungai- Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia- Dampak pencemaran air sungai di Indonesia- Cara mencegah pencemaran air sugai di Indonesia.
C. Tujuan Pembahasan
1. Tujuan UmumPenulis ingin mengajak pembaca agar senantiasa menjaga dan melestarikan air sungai.
2. Tujuan khususPenulis ingin mengetahui :
1. Pengertian pencemaran air sungai
2. Penyebab pencemaran air sungai di Indonesia
3. Dampak pencemaran air sungai di Indonesia
4. Cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia
D. Manfaat Pembahasan
1. Bagi penulis
Manfaat yang dapat di peroleh oleh penyusun melalui makalah ini yaitu dapat dimanfaatkan sebagaisalah satu acuan dalam membuat karya tulis berikutnya, sehingga dalam penyusunan karya tulisyang akan dating hal-hal yang sudah baik di tingkatkan dan yang salah diperbaiki serta untuk menambah wawasan penulis mengenai pencemaran sungai.
2. Bagi MasyarakatMelalui makalah ini manfaat yang dapat diperoleh oleh masyarakat adalah masyarakat dapat mengetahui berbagai masalah mengenai pencemaran air sungai sehingga setelah membacamakalah ini masyarakat dapat menjaga dan melestarikan air sungai karena sumber daya alamkhususnya air sungai merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesejahteraan makhlukhidup.
3. Bagi Pelajar Melalui makalah ini manfaat yang dapat diperoleh oleh pelajar adalah pelajar dapat menambahwawasan/pengetahauannya mengenai pencemaran air sungai di Indonesia mulai dari pengertian,penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Sehingga setalah membaca makalah ini, pelajar dapat terus menjaga dan melestarikan air sungai serta menemukan cara-cara terbaru untuk mengatasinyaagar air sungai di Indonesia dapat terjaga kelestariannya.
BAB II
PEMBAHASAN
A. PengertianAir merupakan salah satu sumber daya alam yang mulai terasa pengaruhya pada usaha memperluaskegiatan pertanian dan industri di berbagai tempat di dunia, secara alamiah sumber-sumber air merupakan kekayaan alam yang dapat di perbaharui dan yang mempunyai daya generasi yang selaludalam sirkulasi. Air sebagai sumber daya kini lebih di dasari merupakan salah satu unsure penentu didalam ikut mencapai keberhasilan pembangunan termasuk pula terhadap keberhasilanpembangunan kesehatan lingkungan.Pada masa sekarang ini, nampaknya sulit untuk memperoleh air yang betul-betul murni, aliran air darigunung yang di perkirakan paling bersih pun akan membawa mineral-mineral, gas-gas berlarut danzat-zat organik dari tumbuhan atau binatang yang hidup di dalam atau dekat aliran tersebut, selain ituaktifitas manusia merupakan salah satu yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah pencemaranair di dalam ekosistem air.
Menurut SK menteri Kependudukan Lingkungan Hidup no. 02/MENKLH/1988. “Pencemaran air adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan / atau berubahnya tatanan(komposisi air) oleh kegiatan manusia dan proses alam sehingga kualitas air menjadi kurang atautidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukanya.
”Pencemaran air sungagi terjadi apabila dalam sungai tersebut terdapat bahan yang menyebabkantimbulnya perubahan yang tidak di harapkan baik yang bersifat fisik, kimiawi, maupun biologissehingga air sungai tersebut kualitasnya menurun dan berkurang nilai gunanya yang dapatmempengaruhi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya.
Menurut Diryanto (2004:73) pencemaran merupakan sebuah siklus yang selalu berputar dan salingmempengaruhi satu dengan lainnya.
Pada hakikatnya antara aktifitas manusia dan timbulnya pencemaran terdapat hubungan melingkar berbentuk siklus. Agar dapat hidup dengan baik manusia beradaptasi dengan lingkunganya dan untukmemenuhi kebutuhan hidupnya manusia mengembangkan teknologi, akibat sampingan daripengembangan teknologi adalah bahan pencemaran yang menyebabkan terjadinya pencemaranlingkungan. Pencemaran lingkungan ini merupakan stimulus agar manusia menyesuaikan diriterhadap lingkungan.Pada saat ini pencemaran terhadap lingkungan berlangsung dimana-mana dengan laju yang sangatcepat. Sekarang ini beban pencemaran dalam lingkungan sudah semakin berat dengan masukyalogam berat.
B. Penyebab Pencemaran Air Sungai Di Indonesia
Menurut Achmad Lutfi,2009:01 pada dasarnya pencemaran air sungai di indonsia disebabkan olehbeberapa faktor diantaranya yaitu:
1. Berkembangnya industri-industri di Indonesia
Denwasa ini industri-industri di Indonesia semakin berkembang, baik jumlah, teknologi, tingkat produksi maupun limbah yang di hasilkan. Industri-industri khususnya yang berada di dekat aliransungai cenderung akan membuang limbahnya ke dalam sungai yang dapat mencemari ekosistem air,karena pembuangan limbah industri ke dalam sungai dapat menyebabkan berubahnya susunankimia, bakteriologi, serta fisik air. Polutan yang di hasilkan oleh pabrik dapat berupa:
a. Logam Berat: timbale, tembaga, seng dll.
b. Panas: air yang tinggi temperaturnya sulit menyerap oksigen yang pada akhirnya akan mematikanbiota air.
2. Belum tertanganinya pengendalian limbah rumah tanggaLimbah rumah tangga yang belum terkendali merupakan salah satu faktor yang menyebabkanpencemaran lingkungan khususnya air sungai. Karena dari limbah rumah tangga dihasilkan beberapazat organik dan anorganik yang dibuang dan dialirkan melalui selokan-selokan dan akhirnyabermuara ke sungai. Selain dalam bentuk zat organik dan anorganik, dari limbah rumah tangga bisa juga membawa bibit-bibit penyakit yang dapat menular pada hewan dan manusia sehinggamenimbulkan epidemi yang luas di masayarakat.
3. Pembuangan limbah pertanian tanpa melalui proses pengolahan.Limbah pertanian biasanya dibuang ke aliran sungai tanpa melalui proses pengolahan, sehinggadapat mencemari air sungai karena limbah pertanian mengandung berbagai macam zat pencemar seperti pupuk dan pestisida.Penggunaan pupuk di daerah pertanian akan mencemari air yang keluar dari pertanian karena air inimengandung bahan makanan bagi ganggang dan tumbuhan air seperti enceng gondok sehinggaganggang dan tumbuhan air tersebut mengalami pertumbuhan dengan cepat yang dapat menutupipermukaan air dan berpengaruh buruk pada ikan-ikan dan komponen ekosistem biotik lainnya.Penggunaan pestisida juga dapat menggagu ekosistem air karena pestisida bersifat toksit dan akanmematikan hewan-hewan air, burung dan bahkan manusia.
4. Pencemaran air sungai karena proses alamProses alam juga berpengaruh pada pencemaran air sungai misalnya terjadinya gunung meletus,erosi dan iklim.Gunung meletus dan erosi dapat membawa berbagai bahan pencemaran salah satunya berupaendapan/sediment seperti tanah dan lumpur yang dapat menyebabkan air menjadi keruh, masuknyasinar matahari berkurang, dan air kurang mampu mengasimilasi sampah.Iklim juga berpengaruh pada tingkat pencemaran air sungai misalnya pada musim kemarau volumeair pada sungai akan berkurang, sehingga kemampuan sungai untuk menetralisir bahan pencemaran juga berkurang.Dari uraian penyebab pencemaran air sungai di Indonesia diatas, bahan pencemarannya dapat dikelompokkan menjadi:
a. Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandungsenyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah daritanaman air seperti enceng gondok yang mati, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan, kotoranmanusia dan kotoran hewan ternak), dll. Untuk proses penguraian sampah-sampah tersebutmemerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersebut berada di dalam air, makaperairan tersebut akan kekurangan oksigen.
b. Bahan pencemar penyebab terjadinya penyakit yaitu bahan pencemaran yang mengandung virusdan bakteri misal bakteri coli. Bahan pencemar ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah rumahsakit atau dari kotoran hewan/manusia.
c. Bahan pencemar senyawa organik/mineral misalnya logam-logam berat seperti merkuri (Hg),cadmium (Cd), timah hitam (Pb), tembaga (Cu), garam-garam anorganik.
d. Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organikyang berasal dari pestisida, herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintesis, limbah industridan limbah minyak.
e. Bahan pencemar berupa makanan tumbuh-tumbuhan seperti senyawa nitrat dan senyawa fosfat.f. Bahan pencemar berupa zat radioaktif yang biasanya berasal dari limbah PLTN dan daripercobaan- percobaan nuklir lainnya.
g. Bahan pencemar berupa endapan/sedimen seperti tanah dan lumpur akibat erosi pada tepi sungaiatau partikulat-partikulat padat/lahar yang disemburkan oleh gunung berapi yang meletus.
h. Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrikatau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin.
C. Dampak Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Menurut Triastuti,2008:01 pencemaran air sungai di Indonesia membawa dampak negatif yangberaneka ragam. Diantaranya adalah:
a. Meracuni sumber air minum
Misalnya air yang tercemar oleh logam-logam berat yang masuk ke dalam tubuh melalui minumandapat tertimbun dalam organ-organ tubuh seperti ginjal, hati, limpa, saluran pencernaan lainnyasehingga mengganggu fungsi organ tubuh tersebut.Selain itu pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif dapat menyebabkan penyakit kanker sertamerusak sel dan jaringan tubuh lainnya.
b. Mengakibatkan penularan penyakit
Yaitu air yang tercemar oleh virus dan bakteri. Misalnya bakteri coli yang dapat menyebabkanpenyakit saluran pencernaan (disentri, kolera, diare, types) atau penyakit kulit.
c. Merusak ekosistem air (membunuh ikan-ikan dan organisme dalam air lainnya)
Yaitu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
Disebabkan karena penguraian sampah organik yang dalam penguraiannya memerlukan banyakoksigen sehingga kandungan oksigen dalam air menjadi semakin sedikit yang mengakibatkan ikan-ikan dan organisme dalam air kekurangan oksigen dan akhirnya mengakibatkan kematian.
ü Bahan pencemaran organik yang tidak dapat diuraiakan oleh mikroorganisme sehingga akanmenggunung dan mencemari air sungai yang dapat mengganggu kehidupan dan kesejahteraanmakhluk hidup di dalamnya.
ü Bahan pencemaran berupa makanan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan tumbuhnya alga(ganggang) dan tumbuhan air separti enceng gondok dengan pesat sehingga menutupi permukaanair yang mengakibatkan kadar oksigen dan sinar matahari berkurang karena terhalang dan tidakdapat masuk ke dalam air sehingga mengganggu kehidupan akuatik (organisme, ikan, dan tanamandalam air).
ü  Bahan pencemaran berupa kondisi (misalnya panas) yang menyebabkan suhu air meningkatsehingga tidak sesuai untuk kehidupan akuatik.
ü Tanaman, ikan dan organisme yang mati ini akan terurai menjadi senyawa-senyawa organik yangdalam proses penguraiannya memerlukan banyak oksigen sehingga terjadi penurunan kadar oksigendalam air.Bahan pencemaran berupa endapan/sedimen yang menyebabkan air menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, air kurang mampu mengasimilasi sampah sehingga mengganggu kehidupanakuatik.
d. Mengakibatkan terjadinya bencana alamSeperti banjir yang diakibatkan karena tersumbatnya aliran sungai oleh sampah masyarakat sehinggamerugikan kehidupan masyarakat itu sendiri dan makhluk hidup lain di sekitarnya.
dikelompokkan menjadi:
a. Sampah yang dalam proses penguraiannya memerlukan oksigen yaitu sampah yang mengandungsenyawa organik, misalnya sampah industri makanan, sampah industri gula tebu, sampah daritanaman air seperti enceng gondok yang mati, sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan, kotoranmanusia dan kotoran hewan ternak), dll. Untuk proses penguraian sampah-sampah tersebutmemerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah tersebut berada di dalam air, makaperairan tersebut akan kekurangan oksigen.
b. Bahan pencemar penyebab terjadinya penyakit yaitu bahan pencemaran yang mengandung virusdan bakteri misal bakteri coli. Bahan pencemar ini berasal dari limbah rumah tangga, limbah rumahsakit atau dari kotoran hewan/manusia.
c. Bahan pencemar senyawa organik/mineral misalnya logam-logam berat seperti merkuri (Hg),cadmium (Cd), timah hitam (Pb), tembaga (Cu), garam-garam anorganik.
d. Bahan pencemar organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yaitu senyawa organikyang berasal dari pestisida, herbisida, polimer seperti plastik, deterjen, serat sintesis, limbah industridan limbah minyak.
e. Bahan pencemar berupa makanan tumbuh-tumbuhan seperti senyawa nitrat dan senyawa fosfat.
f. Bahan pencemar berupa zat radioaktif yang biasanya berasal dari limbah PLTN dan daripercobaan- percobaan nuklir lainnya.
g. Bahan pencemar berupa endapan/sedimen seperti tanah dan lumpur akibat erosi pada tepi sungaiatau partikulat-partikulat padat/lahar yang disemburkan oleh gunung berapi yang meletus.
h. Bahan pencemar berupa kondisi (misalnya panas), berasal dari limbah pembangkit tenaga listrikatau limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin.
C. Dampak Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Menurut Triastuti,2008:01 pencemaran air sungai di Indonesia membawa dampak negatif yangberaneka ragam.
Diantaranya adalah:
a. Meracuni sumber air minumMisalnya air yang tercemar oleh logam-logam berat yang masuk ke dalam tubuh melalui minumandapat tertimbun dalam organ-organ tubuh seperti ginjal, hati, limpa, saluran pencernaan lainnyasehingga mengganggu fungsi organ tubuh tersebut.
Selain itu pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif dapat menyebabkan penyakit kanker sertamerusak sel dan jaringan tubuh lainnya.
b. Mengakibatkan penularan penyakitYaitu air yang tercemar oleh virus dan bakteri. Misalnya bakteri coli yang dapat menyebabkanpenyakit saluran pencernaan (disentri, kolera, diare, types) atau penyakit kulit.
c. Merusak ekosistem air (membunuh ikan-ikan dan organisme dalam air lainnya)
Yaitu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
Disebabkan karena penguraian sampah organik yang dalam penguraiannya memerlukan banyakoksigen sehingga kandungan oksigen dalam air menjadi semakin sedikit yang mengakibatkan ikan-ikan dan organisme dalam air kekurangan oksigen dan akhirnya mengakibatkan kematian.
Bahan pencemaran organik yang tidak dapat diuraiakan oleh mikro organisme sehingga akan menggunung dan mencemari air sungai yang dapat mengganggu kehidupan dan kesejahteraanmakhluk hidup di dalamnya.
Bahan pencemaran berupa makanan tumbuh-tumbuhan yang dapat menyebabkan tumbuhnya alga (ganggang) dan tumbuhan air separti enceng gondok dengan pesat sehingga menutupi permukaanair yang mengakibatkan kadar oksigen dan sinar matahari berkurang karena terhalang dan tidak dapat masuk ke dalam air sehingga mengganggu kehidupan akuatik (organisme, ikan, dan tanamandalam air).
Bahan pencemaran berupa kondisi (misalnya panas) yang menyebabkan suhu air meningkat sehingga tidak sesuai untuk kehidupan akuatik.
Tanaman, ikan dan organisme yang mati ini akan terurai menjadi senyawa-senyawa organik yang dalam proses penguraiannya memerlukan banyak oksigen sehingga terjadi penurunan kadar oksigendalam air.
Bahan pencemaran berupa endapan/sedimen yang menyebabkan air menjadi keruh, masuknya sinar matahari berkurang, air kurang mampu mengasimilasi sampah sehingga mengganggu kehidupanakuatik.
d. Mengakibatkan terjadinya bencana alam
Seperti banjir yang diakibatkan karena tersumbatnya aliran sungai oleh sampah masyarakat sehingga merugikan kehidupan masyarakat itu sendiri dan makhluk hidup lain di sekitarnya.
D. Cara Mencegah Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Menurut Achmad Lutfi,2009:01 untuk mencegah agar tidak terjadi pencemaran air sungai di Indonesiakita perlu melakukan berbagai langkah diantaranya adalah:
a. Melestarikan tumbuhan di hulu sungai dan membuat sengkadan pada lahan pertanian yang miring
Agar tidak menimbulkan erosi tanah, di sekitar hulu sungai sebaiknya ditanami tumbuh-tumbuhanyang dapat menahan terjadinya erosi serta pada lahan pertanian yang miring dibuat sengkedan agar tidak menimbulkan erosi dan tanah longsor
b. Tidak membuang sampah apapun ke dalam sungai
Sampah seharusnya memang tidak di buang ke sungai tetapi sampah dapat dimanfaatkan menjadibarang yang berguna.
Misalnya:
Sampah padat dari rumah tangga berupa plastik atau serat sintesis yang tidak dapat diuraikan olehmikroorganisme dapat diolah menjadi bahan lain yang berguna.
Misalnya dapat diolah menjadikaret.
Sampah organik yang dapat diuraiakan oleh mikroorganisme dikubur dalam lubang tanah, kemudiankalau sudah membusuk dapat digunkan sebagai pupuk.
c. Tidak menggunakan pupuk atau pestisida secara berlebihan
Penggunaan pupuk dan pestisida sebagian besar biasanya dilakukan oleh lahan pertanian yangairnya kemudian dialirkan ke sungai tanpa melalui proses pengolahan. Maka dari itu, penggunaannyaharus seminimal mungkin agar tidak menimbulkan pencemaran yang serius
d. Mengolah limbah industri menjadi barang yang bermanfaat.
Misalnya mengolah limbah industrigula menjadi tetes (yang dapat digunakan sebagai pupuk) maupun menjadi micin (yang dapatdigunakan sebagai penguat rasa makanan).
e. Memanfaatkan tanaman air seperti enceng gondok yang tumbuh secara tidak terkendali menjadibarang-barang kerajinan, seperti tas
f. Melestarikan hutanYaitu dilakukan agar ketersediaan air yang disimpan oleh tumbuh-tumbuhan hutan tidak berkurang,sehingga sumber-sumber mata air sungai tidak berkurang memproduksi air dan volume air sungaitetap stabil. Selain itu tumbuhan hutan dapat menyerap CO2 dan menghasilkan O2 yang dapatmencegah terjadinya hujan asam yang dapat merusak ekosistem air sungai
g. Membuat undang-undang mengenai pencemaran air sungai di Indonesia serta melakukanpengontrolan secara ketat dan sanksi keras pada yang melanggar ketentuan pemerintah tersebut.
h. Yang paling penting dari pencegahan pencemaran air sungai di Indonesia adalah menyadarkanmasyarakat Indonesia itu sendiri akan pentingnya aliran sungai bagi kehidupan. Karena dengankesadaran itu masayarakat akan menjaga dan melestarikan sungai tanpa paksaan dari pihakmanapun sehingga mereka tidak akan membuang bahan pencemaran ke dalam sungai dan sungaiakan terjaga kelestariannya yang akan membawa kesejahteraan bagi makhluk hidup di sekitarnya.
D. Cara Mencegah Pencemaran Air Sungai di Indonesia
Menurut Achmad Lutfi,2009:01 untuk mencegah agar tidak terjadi pencemaran air sungai di Indonesiakita perlu melakukan berbagai langkah diantaranya adalah:
a. Melestarikan tumbuhan di hulu sungai dan membuat sengkadan pada lahan pertanian yang miring
Agar tidak menimbulkan erosi tanah, di sekitar hulu sungai sebaiknya ditanami tumbuh-tumbuhan yang dapat menahan terjadinya erosi serta pada lahan pertanian yang miring dibuat sengkedan agar tidak menimbulkan erosi dan tanah longsor
 b. Tidak membuang sampah apapun ke dalam sungai
Sampah seharusnya memang tidak di buang ke sungai tetapi sampah dapat dimanfaatkan menjadibarang yang berguna.
Misalnya:
Sampah padat dari rumah tangga berupa plastik atau serat sintesis yang tidak dapat diuraikan olehmikroorganisme dapat diolah menjadi bahan lain yang berguna.
Misalnya dapat diolah menjadikaret.
Sampah organik yang dapat diuraiakan oleh mikroorganisme dikubur dalam lubang tanah, kemudiankalau sudah membusuk dapat digunkan sebagai pupuk.
c. Tidak menggunakan pupuk atau pestisida secara berlebihan
Penggunaan pupuk dan pestisida sebagian besar biasanya dilakukan oleh lahan pertanian yangairnya kemudian dialirkan ke sungai tanpa melalui proses pengolahan. Maka dari itu, penggunaannyaharus seminimal mungkin agar tidak menimbulkan pencemaran yang serius
d. Mengolah limbah industri menjadi barang yang bermanfaat.
Misalnya mengolah limbah industrigula menjadi tetes (yang dapat digunakan sebagai pupuk) maupun menjadi micin (yang dapatdigunakan sebagai penguat rasa makanan).
e. Memanfaatkan tanaman air seperti enceng gondok yang tumbuh secara tidak terkendali menjadibarang-barang kerajinan, seperti tas
f. Melestarikan hutan
Yaitu dilakukan agar ketersediaan air yang disimpan oleh tumbuh-tumbuhan hutan tidak berkurang,sehingga sumber-sumber mata air sungai tidak berkurang memproduksi air dan volume air sungaitetap stabil. Selain itu tumbuhan hutan dapat menyerap CO2 dan menghasilkan O2 yang dapatmencegah terjadinya hujan asam yang dapat merusak ekosistem air sungaig. Membuat undang-undang mengenai pencemaran air sungai di Indonesia serta melakukanpengontrolan secara ketat dan sanksi keras pada yang melanggar ketentuan pemerintah tersebut.
h. Yang paling penting dari pencegahan pencemaran air sungai di Indonesia adalah menyadarkanmasyarakat Indonesia itu sendiri akan pentingnya aliran sungai bagi kehidupan. Karena dengankesadaran itu masayarakat akan menjaga dan melestarikan sungai tanpa paksaan dari pihakmanapun sehingga mereka tidak akan membuang bahan pencemaran ke dalam sungai dan sungaiakan terjaga kelestariannya yang akan membawa kesejahteraan bagi makhluk hidup di sekitarnya.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARANA.
KesimpulanDari uraian pada BAB II diatas penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan yaitu:
1. Pencemaran air sungai adalah masuk atau dimasukkannya sesuatu yang dapat merubah tatanan(komposisi) air ke dalam aliran sungai.
2. pencemaran air sungai di Indonesia pada dasarnya disebabkan oleh perilaku manusia yang kurangbertanggung jawab.
3. Pencemaran air sungai di Indonesia membawa banyak dampak buruk yang dapat membahayakankehidupan makhluk hidup.
4. Secara garis besar cara mencegah pencemaran air sungai di Indonesia adalah menyadarkanmasyarakat Indonesia itu sendiri akan pentingnya air sungai bagi makhluk hidup serta dampak burukyang ditimbulkan jika air sungai tercemar. Sehingga mereka mau menjaga dan merawat aliran sungaidengan penuh kesadaran.
B. SaranSaran yang dapat disampaikan penulis sebagai berikut:
1. Kepada Masyarakat
Melihat banyak dan bahayanya dampak negatif yang ditimbulkan dari pencemaran air sungai makamasyarakat Indonesia diharapkan dapat menjaga dan melestarikan air sungai dengan penuhkesadaran agar air sungai tersebut tidak tercemar dan dapat berguna serta bermanfaat bagi seluruhmakhluk hidup.
2. Kepada Pelajar
Pelajar diharapkan terus menjaga dan merawat aliran sungai serta terus belajar danmengembangkan wawasannya mengenai cara menanggulangi pencemaran air sungai khususnya diIndonesia agar pencemaran air sungai di Indonesia tersebut dapat dikurangi atau bahkan diatasi dankehidupan makluk hidup di Indonesia menjadi lebih sejahtera.
LAMPIRAN
Gambar pencemaran air sungai oleh limbah pabrik
  

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar